Aksi Gabungan Peduli Bencana Tsunami Selat Sunda

Aksi Gabungan Peduli Bencana Tsunami Selat Sunda. Pada tanggal 22 Desember 2018, Indonesia kembali berduka sebab dikabarkannya Tsunami yang menyapu daerah Banten, Serang dan Lampung. Akibatnya, lebih dari 200 saudara kita meninggal dunia dan tempat tinggal saudara kita di sana porak poranda. Duka ini sungguh mengguncang hati seluruh masyarakat Indonesia sebab kejadiannya yang terjadi begitu tiba-tiba. 

Saudara-saudara kita di seluruh penjuru Indonesia, saling bahu membahu untuk membantu korban tsunami. Bantuan yang disalurkan sebagai bentuk kepedulian dan rasa empati  penduduk Indonesia.

Mendengar terjadinya pemberitaan atas musibah yang dialami oleh saudara kita di Selat Sunda, kami
Komunitas Bela Indonesia chapter Kalimantan Barat tergerak dan  ikut berpartisipasi menyalurkan bantuan kepada saudara kita di sana. Dengan berkolaborasi dengan berbagai komunitas  di kota Pontianak tergabung dalam aksi Gabungan Galang dana untuk Korban Tsunami Selat Sunda. Kami mengumpulkan dana di beberapa titik keramaian di pusat kota. Kami mendapat kesempatan mengumpulkan donasi di jalan Alianyang, Pontianak. Aksi ini berlangsung pada tanggal 29-30 Desember 2018

Dalam  pengerjaan, kami meluruskan niat. Perbedaan latar belakang komunitas dan angotanya tak lagi menjadi masalah. Panas terik matahari di kota Pontianak membuat keringa bercucuran. Tetapi kami menebar senyum dan menghampiri satu persatu pengendara yang ada di jalan dan lampu merah.
sesekali, kami saling menyemangati komunitas lain yang berada di sebrang jalan. Ada rasa haru  ketika kami menghampiri satu persatu pengendara di jalan. Banyak yang memberi dengan ringan tangan, ada juga yang membuang muka.
Dari aksi gabungan ini, kami tak hanya berhasil mengumpulkan uang untuk disalurkan kepada saudara kita yang menjadi korban Tsunami Selat Sunda. Kami juga mendapat teman baru, berkenalan dan saling berbagi pengalaman antar komunitas tentang kontribusi organisasi kita kepada lingkungan sekitar. Anggota KBI chapter Kalbar memperkenalkan diri sebagai Juru Bicara Pancasila. 

Aksi galang dana ini adalah  hal yang sungguh-sungguh mengasyikan, mengharukan, juga sangat 
berarti bagi kami semua. Kami juga berkesempatan memanjatkan doa teruntuk saudara-saudara yang menjadi korban. Berdoa kepada Tuhan sang pemilik segala. Sebagai sesama warna negara Indonesia, sudah wajib bagi kita untuk saling membantu satu sama lain, dekat ataupun jauh, sebab mereka pun lahir di tanah yang sama, tanah Ibu pertiwi. 

Tak ada satupun yang dapat benar-benar menghilangkan atau bahkan melunturkan rasa kekeluargaan setanah air kita, dengan masyarakat yang kental dengan jiwa patembayan yang memiliki keterikatan batin yang kuat satu sama lain. Selama kaki masih berdiri di tanah Indonesia, seperti apapun bencana yang akan melanda kita, jangan biarkan saudara kita sendirian dalam musibah. Sebab kita adalah satu kesatuan. Jangan biarkan ruang perpecahan dan ketidakpedulian melebar di antara kita 
Sebab itulah yag menjadikan kita, Indonesia.
Tsunami Banten

0 Komentar